Tampilkan postingan dengan label Pemanasan Global. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemanasan Global. Tampilkan semua postingan

Dampak Pemanasan Global

Dampak Pemanasan Global, seperti yang kita ketahui dampak dari pemanasan global sudah menjalar ke mana-mana di seluruh belahan bumi ini. lalu apa dampak pemanasan global di dalam kehidupan kita sehari-hari, cukup kita rasakan bahwa pemanasan global berdampak cukup banyak bagi kehidupan kita ini. jika sudah begini lalu apa yang harus kita perbuat, dapatkah kita mencegah terjadinya pemanasan global ini. admin di sini tidak bisa menjawab. dapat atau tidaknya jawabnya ada pada diri sendiri seluruh penghuni di planet yang kita sia-sia kan ini. betapa tidak ancaman dan kepunahan seluruh ekpsistem di bumi sudah hampir punah. tak lain adalah akibat dari pemanasan global juga. mari sayangi lingkungan kita, jaga dan lestarikan tak hanya sekedar demi anak cucu kita tapi demi kelangsungan hidup manusia di muka bumi ini.
Dampak pemanasan global di indonesia khususnya, kita memang tidak menyadari secara khusus saat ini akan tetapi dampak pemanasan global akan kita rasakan cukup perlahan dan terus semakin meningkat. di tambah lagi suhu bumi yang kian hari-kian menjadi.

Penambangan Koral Bikin Pulau Tenggelam

Penambangan koral membuat dua pulau kecil di biosfer laut pertama Asia Selatan tenggelam ke dalam laut.
Pulau Poomarichan dan Villanguchalli di Teluk Mannar antara India dan Sri Lanka. Pulau-pulau kecil itu terletak di wilayah yang dianggap memiliki sumber daya biologis laut terkaya dunia.
Sebanyak 21 pulau dan pulau kecil di daerah itu memiliki luas 347,6 kilometer persegi dan dilindungi sebagai bagian teluk Taman Nasional Laut Mannar. "Penambangan ilegal koral yang terjadi di sana, dilakukan para nelayan selama berdekade," papar kepala konservasi hutan dan satwa liar Tamil Nadu Sri Lanka, S Balaji.

Pemanasan Global Bikin Daerah Tropis Makin Kering

Pemanasan Global Bikin Daerah Tropis Makin Kering, Seiring meningkatnya suhu akibat pemanasan global, wilayah tropis yang banyak dihuni manusia tampak kian kering. Seperti apa?

Peneliti University of Pittsburgh melakukan studi berdasarkan penelitian data iklim 2.300 tahun dari danau Andes Mountains. Para peneliti menyimpulkan, seiring meningkatnya suhu di bumia belahan utara, wilayah tropis akan mengalami musim panas yang sangat kering.

Peneliti menemukan, wilayah garis katulistiwa Amerika Selatan sudah mulai kekurangan hujan. Inti sedimen 1,8 meter dari Laguna Pumacocha di Peru menunjukkan, hujan selama musim panas di Amerika Selatan turun sejak 1900.
Hal ini menjadi perubahan besar pola hujan sejak 300 Sebelum Masehi (SM). Sementara itu, Bumi belahan utara mengalami suhu yang lebih hangat. "Model ini menunjukkan, wilayah tropis menjadi kering hingga pada titik yang belum diprediksikan,” ungkap profesor geologi dan sains planet Mark Abbott.
Jika hal ini terus berlanjut, persediaan air akan terganggu dan akan menyebabkan efek yang parah pada sumber air di Bumi, tutupnya. [mor]

Gara-Gara Ponsel, Populasi Lebah Dunia Turun

Populasi Lebah Dunia Turun, Pemimpin tim Dr Daniel Favre yakin, sinyal ponsel menjadi salah satu faktor penyebab berkurangnya populasi lebah dunia dalam kurun 25 tahun terakhir. Populasi lebah madu di Inggris, kini berkurang setengahnya.
Sementara itu, di Amerika Serikat (AS), koloni lebah tiba-tiba menghilang di musim dingin. Untuk itu, tim melakukan uji dengan meletakkan ponsel di bawah sarang lebah. Setelah itu, tim peneliti secara seksama memperhatikan reaksi lebah.
Tim menemukan, lebah bisa mengetahui saat ponsel menerima ataupun melakukan panggilan. Sekitar 20-40 menit setelah ponsel diaktifkan, lebah-lebah ini mengeluarkan lengkingan suara tinggi dan menjadi gelisah.
Setelah dua menit panggilan telepon berakhir, gerak lebah kembali tenang. Meski penelitian ini tak langsung membuktikan sinyal ponsel bisa membunuh lebah, Favre berkeras gelombang elektromagnetik sinyal ‘berkontribusi’ dalam berkurangnya populasi lebah dunia.

Akibat Penebangan Pohon di Sungai Amazon

Akibat  Penebangan Pohon di Sungai Amazon, Penebangan hutan di Amazon ternyata berdampak pada tingginya populasi nyamuk dan meningkatnya penyakit Malaria. Para peneliti Amerika Serikat (AS) menemukan kasus malaria di satu wilayah di Brasil meningkat 48 persen  setelah 4,2 persen pohonnya ditebang.

Menyelamatkan Diri dari Badai Matahari

Menyelamatkan Diri dari Badai Matahari, Puncak siklus magnetis 22 tahun dan 11 tahun siklus bintik matahari akan terjadi pada 2013. Lalu bagaimana cara menyelamatkan diri dari badai ini?

Ilmuwan NASA telah memperingatkan cuaca luar angkasa ini dapat berdampak bagi bumi.

“Kita tahu bahwa ini akan segera datang namun kita tidak tahu seberapa buruk hal tersebut berlangsung,” ujar Dr Richard Fisher, direktur divisi Heliophysics dari NASA, kepada Daily Telegraph.
 
© Copyright 2010-2011 Catatan Lingkungan Bumi 2012 | Pemanasan Global All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by amad soim | Powered by Blogger.com.